I. Pendahuluan
Manusia tidak dapat dikatakan selaku makhluk paling sempurna, jika pada dirinya tidak tumbuh dan berkembang kepribadian atau akhlah al-karimah yang sesuai dengan tuntunan al-Qur’an dan telah diterjemahkan di dalam prilaku hidup Rasulullah SAW.
Kesempurnaan akhlak atau kepribadian muslim yang qur’ani itu sendiri merupakan bagian dari fitrah manusia. Siapapun orangnya ingin menampilkan kepribadian, hanya disayangkan dalam pengembangan kepribadian banyak orang yang menyerap sumbernya bukan dari al-Qur’an, melain dari rekayasa etika para filosof atau model-model kepribadian dari Barat, yang notabenenya bersumber dari ajaran sekuler.
Banyak orang yang salah kaprah terhadap pengertian kepribadian tersebut, yakni tidak dapat membedakan mana yang disebut dengan etika atau akhlak. Etika itu sendiri merupakan suatu norma-norma atau budaya yang telah disepakati oleh suatu masyarakat dalam tempat dan kurun waktu tertentu. Sedangkan akhlak atau kepribadian muslim (baca: kepribadian qur’ani) merupakan norma-norma atau prinsip-prinsip hubungan baik antar manusia dengan manusia, atau antar manusia dengan alam, dan yang terpenting antar manusia dengan Tuhan, yang telah ditetapkan Allah dalam al-Qur’an serta dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Oleh karenanya kepribadian Rasulullah SAW merupakan contoh yang paripurna yang harus dicontoh atau diikuti oleh semua umatnya. Sebagaimana firman Allah SWT :
Artinya : Sungguh dalam diri Rasulullah SAW terdapat contoh tauladan yang baik bagi kamu yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah (Q:S al-Ahzab :21)
Dalam kaitan ini penulis tertarik untuk menelaah dan menuangkannya dalam bentuk makalah tentang bagaimana pengembangan kepribadian muslim yang Qur’ani tersebut.
II.Pembahasan
A. Pengertian kepribadian
Para ahli banyak mengemukakan istilah-istilah atau definisi tentang kepribadian yang berbeda, yang tentunya perbedaan ini dipengaruhi oleh sudut pandang yang berbeda-beda pula. Namun, pada hakekatnya essensi dari istilah-istilah yang dikemukakan tersebut sama. Istilah-istilah (baca: etimologi) yang dikenal dalam teori kepribadian adalah sebagai berikut[1]:
1) Mentality, yaitu suatu situasi mental yang dihubungkan dengan kegiatan mental atau intelektual.
2) Individuality, adalah sifat khas seseorang yang menyebabkan sifat khas seseorang berbeda dengan orang lain.
3) Identity, yaitu sifat kedirian sebagai suatu kesatuan dari sifat-sifat mempertahankan dirinya dari pengaruh sesuatu dari luar.
Selanjutnya berdasarkan kata-kata tersebut para ahli mengemukakan definisinya, sebagai berikut :
1) Allport
Dengan mengecualikan beberapa sifat kepribadian dapat dibatasi pengertian kepribadian sebagai suatu cara bereaksi yang khas dari seseorang individu terhadap perangsang sosial dan kualitas penyesuaian diri yang dilakukannya terhadap segi sosial dari lingkungannya.
2) Mark A. May
Kepribadian adalah apa yang memungkinkan seseorang berbuat efektif atau memungkinkan seseorang mempunyai pengaruh terhadap orang lain. Dengan kata lain kepribadian aadalah nilai perangsang sosial seseorang.
3) Woodworth
Kepribadian adalah kualitas dari seluruh tingkah laku seseorang.
4) Morisson
Kepribadian adalah keseluruhan dari apa yang telah dicapai oleh seseorang dengan jalan menampilkan hasil-hasil kultural dari evolusi sosial.
5) Hartmann
Kepribadian adalah susunan yang terintegrasikan dari ciri-ciri umum seseorang individu yang terukur saat berinteraksi dengan individu lainnya.
6) L.P. Thorp
Kepribadian sinonim dengan pikiran tentang berfungsinya seluruh individu secara organisme yang meliputi seluruh aspek yang secara verbal terpisah-pisah,seperti :intelek, watak, motif, dan emosi, minat, kesediaan bergaul dengan orang lain (sosialitas) dan kesan individu yang ditimbulkannya pada orang lain serta efektifitas sosial pada umumnya.
7) C.H. Judd
Kepribadian adalah suatu manisfestasi keseluruhan dari proses perkembangan yang telah dilalui individu.
8) Menurut al-Ghazali kepribadian atau akhlak adalah :
Artinya : Akhlak (kepribadian) adalah suatu prilaku yang keluar dari dalam diri suatu individu yang reaksinya muncul tanpa proses pikir sebelumnya.
Dari beberapa definisi tersebut dapat ditarik suatu kesimpulan tentang kepribadian, yaitu : 1.Kepribadian adalah istilah untuk menyebutkan tingkah laku seseorang secara terintegrasikan dan bukan hanya satu aspek saja dan reaksi yang timbul ketika terjadi interaksi atau inter relasi dengan individu lainnya.
2. Kepribadian tidak menyatakan suatu bentuk yang statis dan etnis, seperti bentuk badan dan ras tetapi menyatakan keseluruhan dan kesatuan tingkah laku seseorang.
3. Kepribadian dapat dikembangkan sesuai dengan perkembangan intelektual dan pengaruh lingkungan sosial dan keagamaan.
B. Kepribadian Muslim
Kepribadian dalam islam terhimpun dalam suatu kata”akhlak” (bahasa arab) dari asal kata khuluk yang berarti budi pekerti. Kata “akhlak” mengandung segi persesuaian dengan khalqun (ciptaan) serta erat hubungannya dengan khalik dan makhluk . Setiap perbuatan dan prilaku manusia (makhluk) baik secara individu maupun interaksi sosial tidak pernah lepas dari pengawasan al-Khalik.
Ibnu Miskawaih mengemukakan kepribadian atau akhlak dapat berubah dengan kebiasaan dan latihan serta pengajaran yang baik. Manusia dapat diperbaiki akhlaknya dengan mengosongkan jiwa dari akhlak madzmumah (tercela) untuk selanjutnya menghiasi diri dengan akhlak yang mahmudah (terpuji).[2]
Dari pernyataan Ibnu miskawaih tersebut terlihat urgensi pengajaran tasawuf untuk membersihkan akhlah atau kepribadian menuju kepada suatu bentuk akhlak yang paripurna, yaitu berakhlak dengan akhlak mahmudah sebagaimana yang telah dinyatakan dalam al-Qur’an dan telah dipraktekkan oleh Rasulullah SAW.
Dalam salah ajaran tasawuf akhlaqi ada beberapa metode untuk membersihkan akhlak manusia, yaitu : 1. Tahalli 2.takhalli 3.tajalli
Selanjutnya Ki Moenadi[3] menyatakan bahwa kesempurnaan akhlak atau kepribadian akan membuahkan antara lain :
Ø Ruh akan senantiasa menjaga hubungan baik dengan Allah sampai pada tingkat dekat-akrab dan mesra dengan Allah, itulah salah satu bentuk pengabdian murni kepada Allah. Artinya tidak ada unsur berpamrih kepada Allah, kecuali mengharapkan keridhaan Allah. Bukan suatu pengabdian namanya jika saat pengabdian ada target yang diakomodasi sesuai dengan keinginan nafsu.
Ø Perasaan menjadi lembut-halus yang mampu bergetaran menjangkau kehidupan alam rohani dan sanggup membaca getaran. Sehingga untuk membaca getaran sesuatu, termasuk getaran hati pihak lain, selalu tepat. Hal ini menyebabkan pihak lain sulit berdusta karena segala gerak hatinya dapat terpantau oleh perasaan yang lembut.
Ø Hati melahirkan keilmuan yang memancar dan menyinari diri dan orang lain. Ilmunya tepat dan bijak yang terpadu bersifat Qur’ani. Sehingga dalam segala hal selalu tepat dan akurat. Dari hubungan atau sinergi yang baik antara perasaan dan hati melahirkan spritualitas yang dipimpin langsung oleh Allah.
Ø Akal melahirkankecerdikan tingkat tinggi sehingga mampu membaca tata bahasa getaran yang ditangkap dari perasaan hati.
Ø Nafsu tampil dengan keindahan terpuji, sehingga dapat dibawa menuju puncak persaksian nyata, disitulah hakekat nafsu bersyahadat kepada Allah.
Akhlak yang sesuai dengan al-Qur’an merupakan ukuran pertama bagi kepribadian seorang muslim. Alangkah piciknya jika kepribadian seseorang hanya diukur dari nilai materi-lahiriyah atau pengetahuan yang dimiliki, sedangkan prilaku bathiniyah diombang-ambingkan oleh syaithan dan belenggu nafsu bejat.
Dalam pandangan al-Qur’an kepribadian manusia diukur dari sejauh mana tingkat keikhlasan dan kemurnian manusia melangsungkan pengabdian kepada Allah. Seorang hamba Allah yang murni mengabdi kepada Allah mendapat julukan-panggilan “ibadur-Rahman” dari Allah ; artinya hamba kesayangan Allah, dengan ciri-cirinya disebutkan dalam firman Allah Q.S. 25: 63-73.
Bagi seseorang yang kehidupan bathiniyyahnya didera dan dihanyutkan berbagai rasa: khawatir, ragu, cemas-gelisah, kecewa putus asa tidak mempunyai ukuran kepastian hidup, belum dapat dikatakan telah berkepribadian, meskipun materi menunjang tampilan lahiriyah yang memikat pandangan mata.
Manusia belum dapat dikatakan selaku makhluk paling sempurna, jika pada dirinya tidak tumbuh – berkembang nilai kepribadian Qur’ani. Sedangkan kesempurnaan itu sendiri merupakan bagian dari fitrah manusia. Siapapun orangnya ingin menampilkan kepribadian, hanya sayang dalam pengembangan kepribadian tidak disandarkan pada tuntunan al-Qur’an, malah mengikuti pandangan-pandangan dari hasil olah rekayasa kaum materialistis dan hedonis. Padahal jauh sebelum berkembang berbagai pandangan tentang kepribadian manusia, al-Qur’an sudah memberikan ukuran pasti tentang kepribadian manusia. Bahkan al-Qur’anlah yang pertama kali mengajak manusia untuk tampil berkepribadian dan berbudaya. Tegasnya al-Qur’anlah yang melahirkan kepribadian dan budaya pada manusia. Sejarah membuktikan sebelum al-Qur’an diturunkan dan Nabi Muhammad diutus, manusia khusus di belahan bumi Eropah terbelenggu oleh kegelapan –kebodohan berpikir dan kebobrokan moral yang nyaris sama dengan binatang. Siapa yang kuat dia berkuasa, perbudakan, perzinahan dan eksploitasi manusia oleh manusia , menjadi lagu sumbang sebelum al-Qur’an diturunkan.
Maka untuk hal itulah al-Qur’an diturunkan selaku alat pengendali dan obat penawar bagi hawa nafsu yang selalu bertendensi kuat kearah kejahatan. Untuk selanjut membimbing manusia kepada kepribadian yang menjadi rahmat bagi manusia secara individu dan sosial. Firman Allah SWT :
Dan Kami turunkan dari al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar /obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan al-Qur’an ini tidaklah menambah bagi orang-orang yang dzalim kecuali kerugian. (Q.S. 17:82)
Sudah barang tentu obat yang dimaksud bukan hanya dalam pengertian penyakit fisik-jasadiyah. Namun, yang dimaksud ayat tersebut lebih jauh adalah obat bagi penyakit pandangan hidup manusia yang tidak mempunyai norma-norma atau ukuran kepastian.
C. Mengembangkan Kepribadian Muslim
Berdasarkan uraian sebelumnya dan melihat realitas kebobrokan akhlak atau kepribadian muslim yang telah terkontaminasi dengan segala bentuk kepribadian dan gaya hidup yang serba material dan hedonisme, terutama kehidupan yang tidak mempunyai ukuran pasti kepribadian dan tidak mempunyai keyakinan terhadap terminal pasti dari kehidupan maka perlu bagi sekalian insan beriman untuk kembali kepada ajaran moralitas atau kepribadian yang sudah standar dari Allah SWT, yakni dari al-Qur’an dan suri teladan Muhammad SAW.
Selanjutnya Ki Moenadi [4] menyatakan bahwa karena kasih sayang Allah maka manusia diberinya kemudahan untuk mengembangkan kepribadian kearah yang paripurna yaitu dengan diturunkanNYa al-Qur’an. Tegasnya dengan diturunkannya al-Qur’an dan diutusnya Nabi Muhammad di tengah-tengah kehidupan manusia adalah untuk menumbuh kembangkan kepribadian Qur’ani. Dan contoh kepribadian Qur’ani tersebut dapat dilihat dan diteladani pada diri Rasulullah SAW. Sebagaimana firman Allah:
Artinya: Dan sesungguhnya engkau benar-benar, berbudi pekerti yang luhur.
(Q.S.68:4)
D. Generasi Muda Islam Sebagai Pejuang Bangsa. Generasi muda islam sebagai aset atau potensi bangsa untuk menyongsong masa depan bangsa yang gemilang, mencapai kemakmuran yang diridhai Allah SWT, memiliki potensi yang siap dilibatkan dalam pembangunan nasional.
Potensi-potensi tersebut bila dipandang dari aspek psikologis, sosiologis dan fisiologis, adalah[5] :
1. Idealisme dan daya kritis. Generasi muda islam memiliki idealisme dan daya kritis, sehingga ia mampu memberikan ide-ide cemerlang dan mampu mengkritisi ketimpangan dan penyimpangan dalam tatanan masyarakat atau pemerintahan.
2. Dinamika dan kreativitas. Karena idealisme tersebut generasi muda islam memiliki potensi kedinamisan dan kreativitas yakni kemampuan dan kesedian untuk mengadakan perubahan, pembaharuan dan penyempurnaan kekurangan-kekurangan yang ada atau mengemukakan gagasan-gagasan alternatif.
3. Keberanian mengambil resiko. Perubahan dan pembaharuan termasuk pembangunan, mengandung resiko dapat meleset. Namun, mengambil resiko itu perlu jika kemajuan ingin diperoleh. Kesiapan pengetahuan, perhitungan dan keterampilan dari generasi muda akan memberikan kualitas yang baik kepada keberanian mengambil resiko.
4. Optimis dan kegairahan semangat. Optimisme dan semangat yang dimiliki generasi muda islam akan merupakan faktor penggerak ke arah kemajuan.
5. Sikap kemandirian. Generasi muda islam memilik keinginan untuk selalu mandiri dalam sikap dan tindakkannya.
6. Terdidik. Generasi muda islam secara umum lebih terpelajar, karena banyaknya kesempatan belajar dari generasi-generasi pendahulunya.
7. Keaneka ragaman dalam persatuan dan kesatuan bangsa. Keaneka ragaman generasi muda islam merupakan cerminan keaneka ragaman masyarakat Indonesia, dapat merupakan hambatan jika hal ini dihayati dengan sempit dan eksklusif. Tetapi keaneka ragaman tersebut merupakan potensi dinamis dan kreatif, jika dihayati dalam integritas nasional yang didasarkan atas semangat sumpah pemuda serta kesamaan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
8. Patriotisme dan nasionalisme. Dengan tekad dan semangat ini generasi muda islam perlu dilibatkan dalam setiap usaha pemantapan ketahanan dan pertahanan nasional.
9. Fisik kuat dan jumlah banyak. Potensi ini merupakan kenyataan sosiologis dan demografis, dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pembangunan yang menghendaki pengarahan tenaga yang besar.
10. Sikap ksatria. Sikap kesatria, idealisme, kejujuran, keberanian, dan pengorbanan merupakan unsur-unsur yang perlu dipupuk di kalangan generasi muda sebagai pembela dan penegak kebenaran dan keadilan bagi masyarakat dan bangsa.
11. Kemampuan penguasaan ilmu dan teknologi. Generasi muda dapat berperan secara berdaya guna dalam rangka pengembangan ilmu dan teknologi, sebagai transformator dan dinamisator bagi lingkungannya yang lebih terkebelakang dalam ilmu dan pendidikan serta penerapan teknologi, baik yang maju, maupun yang sederhana.
Demikian, beberapa potensi dari generasi muda yang nantinya dapat diperankan baik langsung atau tidak langsung dalam kerangka menyongsong pembaharuan dan perubahan bangsa kearah yang lebih baik.
III. Penutup
Kesimpulan :
Berdasarkan uraian sebelumnya maka dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu :
1. Ukuran pasti kepribadian atau akhlak seorang muslim adalah al-Qur’an yang dimanisfestasikan dalam pribadi Rasulullah SAW.
2. Mengembangkan kepribadian muslim harus didasarkan pada tuntunan al-Qur’an. Karena kepribadian dalam al-Qur’an merupakan tuntunan atau kehendak dari Allah untuk diamalkan umat manusia
3. Dari kepribadian atau akhlak yang mulia akan melahirkan manusia-manusia yang menjadi rahmat bagi dirinya dan individu lain, serta alam semesta.kehendak dari Allah untuk diamalkan umat manusia
4. Dari kepribadian atau akhlak yang mulia akan melahirkan manusia-manusia yang menjadi rahmat bagi dirinya dan individu lain, serta alam semesta.
Bahan Bacaan
Al-Ghazali.Alih Bahasa Moh. Zuhri. Ihya Ulumuddin. Semarang : Asy Syifa, 2003
Iberani, Jamal Syarif. Mengenal Islam.Jakarta: el-Kahfi,2003
Jalaluddin. Psikologi Agama.Jakarta: Grafindo Persada, 2003
Schultz, Duane. Terjemahan Yustinus. Psikologi Pertumbuhan: Model-model kepribadian Sehat. Yogyakarta : Kanisius, 1991
Ki Moenadi. Ukuran (Pasti) Kepribadian Manusia
__________. Pengembangan Daya Bakat Kemampuan Manusia
[1] Jalaluddin.Psikologi Agama.Jakarta: Grafindo Persada, 2002),h.159-162
[2] Jamal Syarif Iberani.Mengenal Islam.(Jakarta: El-Kahfi, 2003),h. 114
[3] Ki Moenadi MS.Ukuran Pasti Kepribadian Manusia. ( : , 1998) h.3-4
[4] Ibid.,h.17
[5] Fien Subroto.op.cit.89-91
I always was interested in this topic and stock still am, regards for posting.
BalasHapusHey there dude, This was a decent page for such adifficult area to speak about.
BalasHapusbelieve this is 1 of by far the most vital information for me. And i'm glad reading your post. But must remark on some general factors, The site style is perfect, the articles is definitely terrific : D. Good job, cheers
BalasHapusI believe that I would surely go loony not having this internet internet site. It is the 1st matter I take a look at prior to going to work and the pretty last factor I carry out previous to heading off for the nighttime.
BalasHapusGenuinely beneficial appreciate it, I believe your audience could quite possibly want further writing like that continue the very good effort.
BalasHapusHi, I can't realize how to add your internet site in my rss reader. Can you Help me, please? I genuinely want to read your future posts.
BalasHapusRather interesting blog post. Your current web presence is fairly quickly turning into among my top picks.
BalasHapusIt's the best time to make some plans for the future and it is time to be happy. I've read this post and if I could I desire to suggest you some interesting points or suggestions. Maybe you can write next articles referring to this article.
BalasHapusI wonder what is the lack of Google method that do not rank this type of informative sites in top of the list. Generally the top sites are full of garbage.
BalasHapusImpressive! Finally somebody who seem to knows just what exactly they are talking regarding. Your data kicks butt.
BalasHapusUseful details, a number of thanks to the author. It is puzzling to me now, but in general, the usefulness and importance is overwhelming. Quite a lot thanks again and superior luck!
BalasHapusHello! Thanks for the superb info. I will be back to see another post!
BalasHapusI'd have to examine with you here. Which is not 1 factor I usually do! I take pleasure in reading a post that might make folks think. In addition, thanks for permitting me to comment!
BalasHapusJust added this weblog to my favorites. I appreciate reading your blogs and hope you maintain them coming!
BalasHapusExcellent post.I want to thank you for this informative read, I genuinely appreciate sharing this good post. Keep up your work.
BalasHapusYou are my intake , I've few blogs and often run out from to post .
BalasHapusYou shared particularly usefull infomation over here! I just wanna thank you for doing that! When you posted more articles like this, I wanna visit your weblog even more!
BalasHapusFantastic write-up, I am typical visitor of one's internet web page, preserve up the exceptional operate, and It's going to be a regular visitor for a long time
BalasHapusI like your weblog a whole lot, I just bookmarked it ?a thanks and maintain it up.
BalasHapusHey there dude, This was a decent page for such adifficult area to speak about.
BalasHapusI enjoy it when persons come together and share opinions, amazing blog, keep it up?-.
BalasHapusI like your blog so considerably that I feel I have to wish you. Happy New Year in advance. Have a good and prosperous year ahead
BalasHapusI just added this feed to my favorites. I like reading your posts. Thank you!
BalasHapusTruly informative cheers, It is my opinion your current visitors will likely want far more items similar to this continue the great effort.
BalasHapusHey there dude, This was a decent page for such adifficult area to speak about.
BalasHapusI believe that I would surely go loony not having this internet internet site. It is the 1st matter I take a look at prior to going to work and the pretty last factor I carry out previous to heading off for the nighttime.
BalasHapusI'd have to examine with you here. Which is not 1 factor I usually do! I take pleasure in reading a post that might make folks think. In addition, thanks for permitting me to comment!
BalasHapusI am definitely impressed together with your writing skills as well as with the layout on your blog.
BalasHapusTruly informative cheers, It is my opinion your current visitors will likely want far more items similar to this continue the great effort.
BalasHapusRather challenging thanks, It is my opinion your current visitors would possibly want even more well written articles like this maintain the terrific effort.
BalasHapusHello, I used to be researching the internet and I revealed your web webpage. Maintain up the outstanding work.
BalasHapuswah thank u....mas brow....bus blognya...plus refrensinya...sering2...ya nulisnya...heheheh
BalasHapusthanks about your information is fery excelent
BalasHapusIts like you read my mind! You appear to know a lot about this, like you
BalasHapuswrote the book in it or something. I think that you can do with a few pics to drive the message home a bit, but other than
that, this is excellent blog. A fantastic read. I will
certainly be back.
www.burberryoutlet6.com
BalasHapusWhat's up, its good article regarding media print, we all know media is a wonderful source of data.
BalasHapuswww.burberryoutlet6.com
BalasHapusOh my goodness! Incredible article dude! Thanks, However
BalasHapusI am going through troubles with your RSS. I don't understand the reason why I cannot join it. Is there anybody having identical RSS problems? Anybody who knows the answer can you kindly respond? Thanx!!